Editorial Sulut News
Sunday 25 August 2019, August 25, 2019 WIB
Last Updated 2019-08-25T14:25:40Z
BitungRELIGI

Mantiri Ingatkan Metode 20.20 Ketika Menghadapi Tsunami

Wakil Walikota Bitung Ir.Maurits Mantiri saat memberikan sambutan kepada Jemaat GMIM Porodisa dalam HUT ke-11 GMIM Porodisa, Minggu (25/08)

ESN, Bitung - Wawali menghimbau kepada sejumlah jemaat untuk selalu waspada terhadap bencana tsunami, mengingat Kota Bitung masuk dalam daerah rawan bencana.
Ha itu disampaikan Wakil Walikota Bitung Ir.Maurits Mantiri saat menghadiri syukuran HUT ke-11 jemaat GMIM Porodisa Wangurer Barat di Gereja Alfa Omega Manembo Nembo Atas, Minggu (25/08/2019).
“Salah satu tips menghadapi bencana tsunami adalah dengan metode 20.20, yakni 20 menit waktu berlari dengan mencapai ketinggian minimal 20 meter dari permukaan laut,” kata Mantiri.
Mantiri juga mengajak masyarakat untuk mendownload dan menggunakan aplikasi Altimeter atau alat pengukur ketinggian agar dapat memperkirakan lokasi tempat tinggal.
“Saya yakin semua jemaat sudah memegang ponsel pintar dan saya harapkan mendownload aplikasi Altimeter agar bisa tahu apakah berada pada jarak aman dari bencana tsunami atau tidak,” katanya.
Mantiri juga menyampaikan informasi soal pelaksanaan pengucapan syukur Kota Bitung yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 06 Oktober 2019 mendatang, sehingga masyarakat bisa mempersiapkan diri.
“Mari kita mempersiapkan diri dan mengundang saudara-saudara kita yang ada diluar Kota Bitung untuk hadir,” katanya.
Hadir juga sejumlah pejabat Pemkot Bitung dan anggota DPRD Kota Bitung seperti Geraldi Mantiri dan Maikel Benly Walewangko.
(eko)